Jembatani Kesenjangan Skill! Kegiatan Job Hunting Preparation UNSRI Latih Alumni Kuasai Safety Culture, Kompetensi Teknisi 4.0, dan Sukses Wawancara User
Palembang, 17 Oktober 2025 - Masa depan karir lulusan kini tak lagi cukup hanya bermodal IPK tinggi. Menjawab tuntutan pasar kerja yang makin spesifik, Sub Direktorat Alumni Universitas Sriwijaya (UNSRI) sukses menggelar program Job Hunting Preparation (JHP) yang sangat dinantikan pada tanggal 17 Oktober 2025 di Gedung Magister Manajemen Bukit Besar Palembang. Kampus ini bekerja sama dengan mitra industri mengadakan pelatihan intensif sehari penuh yang membekali 165 alumni dan mahasiswa dari total 230 pendaftar dengan skill yang benar-benar dicari head hunter.
Fokus utama JHP adalah mengatasi kelemahan kritikal lulusan: kurangnya strategi Personal Branding yang efektif. Kegiatan ini menekankan pergeseran pola pikir dari "menjelaskan diri sendiri" menjadi "menawarkan solusi yang relevan" kepada User. Peserta dibimbing untuk merumuskan Unique Value Proposition (UVP) mereka dan mengoptimalkan Profil LinkedIn agar menonjol di hadapan head hunter. Sesi pagi yang berharga ini diisi oleh Joana Wijaya â HR Executive dan Ade Irawan Said â Operation Executive, yang memberikan insight langsung dari dunia profesional.
Pelatihan ini tidak hanya berhenti di personal branding umum. Sesi pagi berlanjut dengan membedah jalur karir di sektor strategis: Industri Alat Berat (Heavy Equipment). Alumni diberikan gambaran realistis tentang tantangan lapangan dan kebutuhan akan skillset wajib. Industri ini secara spesifik menuntut Technician 4.0 yang wajib menguasai integrasi mekanikal, elektrikal, dan sistem digital (Sistem Kontrol/PLC). UNSRI menekankan pentingnya penguasaan skill kritis seperti Diagnostik, Hidrolik/Pneumatik, dan troubleshooting berbasis data, serta pentingnya Sertifikasi Profesi (BNSP) dan safety culture.
Puncak dari pelatihan ini adalah sesi siang, yang difokuskan pada keberhasilan di Wawancara Final/Teknis dengan User. Di sesi siang ini, peserta dibimbing oleh tim ahli dari PT Care Indonesia, yaitu Median Tarigan, M.Psi. dan Dewi Anggraini, S.Psi., MA. Mereka melatih peserta untuk mengubah pola pikir dan membekali mereka dengan kerangka kerja teruji, termasuk praktik menyusun jawaban berbasis skenario dengan metode STAR (Situation, Task, Action, Result).
Sesi ini diakhiri dengan Simulasi Wawancara (Mini Mock Interview) dan umpan balik kritis, bertujuan memastikan setiap peserta memiliki kepercayaan diri, ketajaman analisis, dan keterampilan komunikasi strategis.
"Pelatihan ini benar-benar mengubah cara pandang kami. Tadinya kami hanya berpikir menjawab pertanyaan, sekarang kami mengerti cara 'menawarkan solusi yang relevan' kepada user," ujar salah seorang alumni teknik dengan antusias. "Teknik menyusun jawaban dengan metode STAR membuat pengalaman proyek kami terdengar lebih terstruktur dan result-oriented. Kami merasa lebih siap untuk memvalidasi klaim di CV dan menunjukkan kontribusi nyata!" tambahnya.
Kegiatan JHP ini secara resmi dibuka oleh Prof. Ir. Deris Stiawan., M.T., Ph.D., IPU ASEANG-ENG (Kasubdit Alumni). Inisiatif ini menandai komitmen Subdit Alumni UNSRI untuk memastikan setiap lulusan siap bersaing dan berhasil mendapatkan job offer yang diimpikan. (Dt. DKIA, 17/10/2025)
Pendidikan Berkualitas
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan