Subdirektorat Alumni UNSRI

Follow Us

Berita Umum

  • Home
  • Hari Keempat CDC by Subdit Alumni Goes to Faculty: Membedah Capaian IKU 1 Fakultas Teknik dan Menjawab Ekspektasi Tinggi Dunia Industri di Fakultas Teknik
icon Berita Umum
icon 26 Feb 2026

Hari Keempat CDC by Subdit Alumni Goes to Faculty: Membedah Capaian IKU 1 Fakultas Teknik dan Menjawab Ekspektasi Tinggi Dunia Industri di Fakultas Teknik

INDRALAYA, 26 Februari 2026 - CDC by Subdit alumni Universitas Sriwijaya (UNSRI) melanjutkan langkahnya dalam agenda "SUBDIT Goes to Faculty" hari keempat. Pada Kamis, 26 Februari 2026, tim CDC menyambangi Fakultas Teknik (FT) untuk menggelar diskusi intensif yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Pertemuan ini menjadi krusial karena Fakultas Teknik merupakan salah satu kontributor terbesar dalam pemetaan kualitas lulusan UNSRI di tingkat nasional.


Bertempat di Gedung Dekanat Fakultas Teknik, acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan inti fakultas, yakni  Dr. Ir. Bhakti Yudho Suprapto, S.T., M.T., IPM Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Bimo Brata Adhitya, S.T., M.T, Wakil Dekan  Bidang Umum, KEuangan, Keuangan, Penggadaan dan Logistik serta Dr. David Bahrin, S.T.,M.T Wakil Dekan III Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Inovasi, Hilirisasi, Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni. Keseriusan fakultas dalam mendukung program ini juga dibuktikan dengan hadirnya seluruh Koordinator Jurusan. Kehadiran para pengambil kebijakan di tingkat jurusan ini bertujuan untuk memastikan setiap data yang dihasilkan dari Tracer Study, User Survey dan Assesment mahasiswa baru benar-benar menjadi dasar transformasi kurikulum di masa depan.


Fokus utama dalam diskusi ini adalah pemaparan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dari Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya yakni indikator yang mengukur keberhasilan lulusan dalam mendapatkan pekerjaan yang layak, melanjutkan studi, atau berwirausaha. Dalam sesi ini, CDC by Subdit Alumni mengungkapkan bahwa capaian IKU 1 untuk tahun ini telah menyentuh angka yang sangat impresif, yakni 79,7%.


Angka ini mencerminkan bahwa hampir 80% lulusan Universitas Sriwijaya telah berhasil menentukan arah karirnya dalam waktu singkat setelah yudisium. Namun, bagi Fakultas Teknik, angka 79,7% bukan sekadar statistik untuk dibanggakan, melainkan tantangan untuk terus meningkatkan kualitas serapan pada sektor-sektor industri primer yang memiliki standar tinggi.


Melalui instrumen Tracer Study dan User Survey (survei pengguna lulusan) yang dipaparkan secara detail, terungkap fakta lapangan bahwa dunia industri kini menetapkan standar kualifikasi yang semakin ketat. Perusahaan-perusahaan raksasa di sektor pertambangan, energi, manufaktur, hingga infrastruktur tidak lagi hanya menuntut penguasaan teori akademis.


Berdasarkan umpan balik dari para pengguna lulusan (User Survey), terdapat tuntutan besar terhadap Kemampuan adaptasi terhadap digitalisasi industri (Industry 4.0), Sertifikasi Kompetensi: Industri cenderung memilih lulusan yang telah memiliki sertifikasi keahlian khusus di luar ijazah formal maupun, Keterampilan Manajerial dan Soft Skills: Kemampuan komunikasi teknis, kerja tim lintas disiplin, dan etika kerja profesional yang tinggi.


"Hasil Tracer Study ini memberikan peringatan sekaligus peluang bagi kami. Angka 79,7% adalah bukti fondasi kita kuat, tetapi tuntutan industri yang tinggi mengharuskan kita untuk terus melakukan inovasi dalam metode pembelajaran agar lulusan teknik tidak hanya terserap, tapi juga mendominasi posisi strategis," ungkap pihak Dekanat Fakultas Teknik dalam diskusinya.


Sebagai solusi nyata untuk melampaui capaian 79,7% tersebut, CDC by Subdit Alumni memperkenalkan penguatan ekosistem digital. Portal Karir UNSRI diposisikan sebagai jembatan langsung (direct hiring) bagi perusahaan untuk menjemput talenta terbaik dari Fakultas Teknik serta IAM UNSRI digunakan untuk memantau perjalanan karir alumni secara real-time.


Dengan sistem yang terintegrasi, fakultas dapat dengan mudah mendeteksi alumni yang sudah menempati posisi manajerial untuk kemudian ditarik kembali ke kampus guna memberikan masukan atau berbagi pengalaman melalui praktisi mengajar.


Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk melakukan pengawalan ketat terhadap pengisian Tracer Study di setiap Jurusan. Bagi Fakultas Teknik, validitas data ini sangat vital untuk menunjang akreditasi internasional (seperti IABEE). Dengan pemahaman yang sama antara CDC, dekanat, dan para jurusan, UNSRI optimis capaian IKU 1 akan terus merangkak naik, sejalan dengan kualitas lulusan yang semakin diakui oleh industri global. (DKIA, 26/02/2026)