Subdirektorat Alumni UNSRI

Follow Us

Berita Umum

  • Home
  • Subdit Alumni UNSRI berdiskusi bersama UETC dalam mewujudkan Kampus Berdampak dan Berkelanjutan dalam mematangkan dukungan persiapan Chinese Industrial Expo 2026
icon Berita Umum
icon 05 May 2026

Subdit Alumni UNSRI berdiskusi bersama UETC dalam mewujudkan Kampus Berdampak dan Berkelanjutan dalam mematangkan dukungan persiapan Chinese Industrial Expo 2026

Palembang,  5 Mei 2026 - Universitas Sriwijaya terus memantapkan langkah strategisnya dalam mencapai IKU 2 dan menuju world University Ranking (QS WUR) khususnya pada indikator Employer Reputation. Beberapa upaya yang dilakukan tersebut diantaranya berkolaborasi dengan industri global, penguatan jejaring alumni, job expo, serta sinergi akademik dan praktisi. Dalam kerangka tersebut maka pada Selasa lalu, Tim dari Subdit Alumni melakukan kunjungan resmi untuk memenuhi undangan dari Universal Education & Training Centre (UETC) Palembang. ada beberapa hal yang didiskusikan  untuk mencapai hal tersebut termasuk kampus berdampak dan mendukung SDGs : 1. Tanpa Kemiskinan (No Poverty), 2. Tanpa Kelaparan (Zero Hunger), 4. Pendidikan Berkualitas (Quality Education), 5. Kesetaraan Gender (Gender Equality), 8. Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth), 9. Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation and Infrastructure), 10. Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequalities) dan 17. Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).


Kegiatan tersebut juga bagian dari upaya Universitas Sriwijaya (UNSRI) untuk memantapkan langkah dalam menyongsong partisipasinya pada ajang Chinese Industrial Expo yang akan datang. Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya strategis UNSRI dalam memperluas jejaring internasional sekaligus memperkenalkan potensi akademik dan inovasi yang dimiliki kepada dunia industri global. Sejumlah persiapan telah dilakukan secara intensif, mulai dari koordinasi lintas fakultas hingga dengan pihak terkait langsung atau tidak langsung.


Universal Education & Training Centre (UETC) merupakan bagian dari affiliasi Sekolah Maitreyawira Pakembang. Pertemuan yang merupakan kunjungan kali kedua ini, bukan sekedar memenuhi undangan dari pihak yayasan dan manajemen Meitreyawira, melainkan juga sebuah langkah strategis untuk memperkuat jejaring alumni sekaligus membuka pintu kolaborasi  yang lebih luas.


Subdit Alumni universitas Sriwijaya yang dipimpin oleh Prof. Deris Stiawan pada pertemuan kali ini mencoba menggali peluang kerjasama kepada mitra institusi sekaligus  penguatan hubungan dengan alumni UNSRI yang ada di Maitreyawira dan telah berkiprah sebagai tenaga pendidik maupun manajemen di sana. Prof. Deris menekankan pentingnya peran alumni sebagai jembatan antara dunia akademik dan praktisi di lapangan. Melalui pertemuan ini, pihak kampus ingin memastikan bahwa para alumni terus mendapatkan dukungan serta kesempatan untuk terlibat dalam berbagai program pengembangan karier yang sedang dirancang oleh universitas.


Turut hadir dalam rombongan, Gloria, mahasiswa S2 Program Studi Pendidikan Bahasa asal China. Kehadiran Gloria yang juga merupakan Ambassador Bahasa dan Kebudayaan China, Universitas Sriwijaya memberikan warna tersendiri dalam diskusi tersebut karena menunjukkan komitmen kampus dalam membangun ekosistem berwawasan global.


Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan adalah sosialisasi mengenai Carnaval Job Expo yang akan segera digelar pada bulan Juni nanti dan juga Chinese industrial Expo yang akan digelar pada bulan oktober 2026. Tim Subdit Alumni memaparkan bagaimana kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni untuk bertemu langsung dengan para pemberi kerja. 


Lebih jauh lagi, pertemuan ini secara intensif membahas persiapan menuju Chinese Industrial Expo yang direncanakan akan diselenggarakan pada Oktober 2026 mendatang. Peran Universal Education & Training Centre sebagai mitra dalam penyiapan alumni UNSRI terutama strategi penyiapan bahasa mandarin selain juga menciptakan peluang magang hingga kerjasama dengan universitas-universitas yang ada di china. Pihak yayasan Maitreyawira menyambut baik inisiatif ini, mengingat mereka juga memiliki kebutuhan akan tenaga profesional yang memiliki kompetensi kerja dan karakter yang kuat yang akan dilatih untuk memasuki dunia kerja terutama di era persaingan global saat ini.


Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan beberapa kegiatan  yang fokusnya adalah menciptakan kurikulum persiapan pelatihan bahasa mandarin yang  praktis yang sejalan dengan kebutuhan industri yang akan dipamerkan di bulan Oktober nanti. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan Sekolah Maitreyawira dan Subdit Alumni dapat bersama-sama mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap bersaing di panggung industri internasional.