SEEK Pass Jajaki Sinergi IAMUNSRI by Subdit Alumni untuk Validasi Lulusan di Platform JobStreet
INDALAYA, 29 April 2026 - Sebagai upaya nyata dalam meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja global, Subdirektorat Alumni Universitas Sriwijaya (UNSRI) secara resmi menggelar pertemuan melalui zoom meeting dengan tim SEEK Pass yang disponsori oleh JobStreet. Pertemuan ini bertujuan untuk mematangkan integrasi sistem yang akan menghubungkan database yang ada di platform IAM UNSRI dengan platform pencarian kerja profesional seperti jobstreet. Langkah ini diambil sebagai respons proaktif terhadap pergeseran metode perekrutan tenaga kerja yang kini hampir sepenuhnya bertransformasi ke ranah digital.
Dalam diskusi intensif tersebut, hadir tim subdit alumni Prof.Ir. Deris Stiawan, Ph.D. IPU ASEAN Eng dan Kepala Seksi Tracer Studi Dr. Melinda yang masing-masing memberikan pandangan strategis mengenai pengelolaan data lulusan Universitas Sriwijaya. Sementara itu, pihak SEEK Pass dan jobstreet diwakili oleh Eka Kurniawan dan Aron Karpov. SEEK Pass, sebuah inovasi yang dirancang untuk meningkatkan kepercayaan dan transparansi dalam proses rekrutmen. Fitur ini memungkinkan kandidat untuk memverifikasi profil mereka sehingga perusahaan dapat lebih mudah mengidentifikasi pelamar yang kredibel dan sesuai dengan kebutuhan.
Landasan utama dari inisiasi ini adalah hasil temuan survei Tracer Study yang dilakukan oleh Universitas Sriwijaya secara berkala yang menemukan fakta bahwa hampir 45% alumni UNSRI mengandalkan teknologi termasuk portal lowongan kerja, internet, dan milis profesional sebagai kanal utama dalam hunting pekerjaan. Angka yang menyentuh hampir separuh dari total lulusan ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan platform yang kredibel dan terverifikasi bukan lagi sekadar opsi, melainkan sebuah keharusan bagi UNSRI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi alumninya.
Prof. Deris Stiawan menjelaskan bahwa tantangan utama di era digital bukan hanya ketersediaan lowongan, melainkan juga validitas identitas pelamar. Dengan banyaknya data palsu atau tidak akurat di dunia maya, recruiter sering kali menghabiskan waktu lama hanya untuk memverifikasi latar belakang pendidikan kandidat. Integrasi antara sistem IAM UNSRI dan SEEK Pass secara teknis, menawarkan kemudahan yang belum pernah ada sebelumnya karena dapat memangkas proses birokrasi tersebut secara signifikan, sehingga alumni UNSRI dapat melamar pekerjaan dengan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dari pihak perusahaan. Dengan adanya sinkronisasi otomatis ini, alumni tidak perlu lagi melakukan proses verifikasi manual yang memakan waktu berhari-hari. Cukup dengan sekali daftar di IAM UNSRI, profil profesional mereka di JobStreet akan langsung memiliki nilai tambah dan terlihat lebih kredibel di hadapan ribuan perusahaan mitra JobStreet.
Alur integrasi ini dimulai dari ketika para mahasiswa tingkat akhir atau alumni melakukan registrasi melalui platform IAM UNSRI. Di sana, mereka cukup melakukan validasi identitas dengan menggunakan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) atau mengunggah bukti kelulusan sah lainnya ke dalam sistem. Setelah data tersebut diverifikasi secara internal oleh admin universitas, sistem akan secara otomatis mengirimkan sinyal sinkronisasi kepada SEEK Pass. Dampaknya, setiap alumni UNSRI yang telah tervalidasi di sistem IAM akan secara otomatis mendapatkan status "Valid PASS" pada profil JobStreet mereka. Label verifikasi ini merupakan bukti digital yang sah bahwa pelamar tersebut benar-benar lulusan Universitas Sriwijaya.
Pada pertemuan tersebut, Eka Kurniawan menekankan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen JobStreet dalam membantu perguruan tinggi terutama UNSRI dalam menciptakan ekosistem rekrutmen yang lebih bersih dan efisien. Dengan adanya status "Valid PASS", alumni UNSRI akan diprioritaskan oleh sistem algoritma pencarian bakat karena identitas mereka sudah terjamin keasliannya. Hal ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran terdidik dan memperpendek masa tunggu lulusan UNSRI dalam mendapatkan pekerjaan pertama mereka.
Saat ini, 50% lamaran kerja di Australia dan Selandia Baru (karena Jobstreet by seek berkantor pusat di Australia) menyertakan kredensial terverifikasi, dan lamaran tersebut 16% lebih mungkin masuk daftar kandidat terpilih. Selain itu, 75% perusahaan yang disurvei menyatakan kandidat terverifikasi memperlancar proses penyaringan.
Akhir pertemuan kedua pihak berharap kedepannya, sistem IAM UNSRI akan terus menjadi pusat pengembangan karir yang tidak hanya sekedar pangkalan data, tetapi benar-benar aktif mencarikan peluang bagi alumninya, serta harapan Jobstreet dengan bersinergi IAMUNSRI by Subdit Alumni dapat membangun jembatan (bridging) yang kokoh antara dunia pendidikan tinggi dan sektor industri yang semakin kompetitif dengan cara menghadirkan ekosistem rekrutmen digital yang lebih aman, terpercaya, dan modern.
Tanpa Kemiskinan
Tanpa Kelaparan
Kesetaraan Gender
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Industri, Inovasi dan Infrastruktur
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan