UNSRI Siapkan Talenta Chip Merah Putih, IAMUNSRI Gandeng Tim Riset dan PERURI
Palembang, 3 Oktober 2026, Universitas Sriwijaya melalui Subdirektorat Alumni Direktorat Kerja Sama, Internasionalisasi dan Alumni (KIA) terus mendorong penguatan kesiapan mahasiswa dan alumni menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis, termasuk tantangan dan peluang yang muncul akibat perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui pertemuan IAMUNSRI bersama tim riset Teknik Elektro Fakultas Teknik dan Sistem Komputer Fakultas Ilmu Komputer UNSRI dalam rangka mempersiapkan sinergi pengembangan talenta di bidang teknologi chip serta mendukung agenda kemandirian chip Indonesia. Pertemuan ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan pembentukan tim kerja untuk pelaksanaan IAMUNSRI CHIP Merah Putih Bootcamp.
Kegiatan yang difasilitasi Subdit Alumni tersebut dibuka dengan penyampaian dari Kepala Subdirektorat Alumni UNSRI yang menekankan pentingnya mempersiapkan mahasiswa dan calon alumni agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa depan. Perkembangan AI dan transformasi teknologi yang berlangsung cepat menuntut perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kompetensi akademik, tetapi juga talenta yang mampu beradaptasi, berkolaborasi, serta memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh industri dan sektor strategis nasional.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Teknik UNSRI, Dr. Ir. Bhakti Yudho Suprapto, M.T., IPU, bersama dosen Teknik Elektro Eric Sean Kesuma, S.T., M.T. beserta tim mahasiswa tingkat akhir. Dari Program Studi Sistem Komputer Fakultas Ilmu Komputer UNSRI hadir Dr. Huda Ubaya, Dr. Kemahyanto, dan Aditya Putra Perdana Prasetyo, S.Kom., M.T., bersama tim mahasiswa dan alumni. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Huda Ubaya turut menyampaikan perspektif mengenai berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi hackathon maupun pengembangan karier ke depan. Menurutnya, kegiatan berbasis tantangan dan proyek dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus membangun pengalaman bekerja dalam tim, memecahkan persoalan, serta menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan teknologi.
Untuk memperkuat wawasan peserta, Subdit Alumni menghadirkan narasumber dari PERURI, yakni Dr. Adi Saputra, S.Kom., M.T.I., Software Architecture INA Digital PERURI. Kehadiran narasumber dari industri strategis tersebut menjadi bagian penting dalam membuka perspektif mahasiswa dan calon alumni mengenai perkembangan teknologi chip serta kebutuhan talenta di masa mendatang.
Dalam pemaparannya, Dr. Adi Saputra menjelaskan perkembangan teknologi chip saat ini dan arah pengembangannya ke depan, termasuk konteks penguatan kemandirian chip Merah Putih sebagai bagian dari agenda pengembangan teknologi nasional. Peserta juga memperoleh gambaran mengenai kebutuhan kompetensi dan peluang yang dapat dipersiapkan sejak dari lingkungan perguruan tinggi.
Selain membahas teknologi chip, Dr. Adi juga memperkenalkan kegiatan hackathon yang akan dilaksanakan pada tahun ini sebagai salah satu ruang untuk menjaring dan mengidentifikasi talenta-talenta potensial. Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi peluang untuk menunjukkan kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan berbasis teknologi sekaligus membangun rekam jejak kompetensi yang dapat mendukung perjalanan karier setelah lulus. Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Para peserta menyampaikan berbagai perspektif, pertanyaan, serta gagasan mengenai pengembangan kompetensi mahasiswa, peluang hackathon, kebutuhan industri, perkembangan teknologi chip, hingga kemungkinan pengembangan program bersama antara UNSRI dan PERURI.
Diskusi tersebut juga memperlihatkan pentingnya membangun jembatan yang lebih kuat antara lingkungan akademik dengan dunia industri. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk memahami perkembangan teknologi dari sisi keilmuan, tetapi juga diarahkan untuk mengenali kebutuhan nyata di dunia kerja dan memiliki pengalaman menyelesaikan persoalan teknologi secara aplikatif.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara tim Teknik Elektro dan Sistem Komputer UNSRI yang juga difasilitasi oleh Subdit Alumni. Pertemuan awal tersebut menjadi langkah untuk mengidentifikasi potensi talenta, keahlian, serta bidang riset yang dapat dikembangkan dalam rangka mempersiapkan mahasiswa dan alumni menghadapi kebutuhan teknologi masa depan. Dalam pertemuan sebelumnya, hadir Kepala Departemen Teknik Elektro, Dr. Eng. Ir. Suci Dwijayanti, S.T., M.S., IPM, beserta tim COCIS EE, Ali Zainal Abidin, S.T., M.T., Ir. Rendyansyah, S.Kom., M.T., IPM. serta Kepala Departemen Sistem Komputer, Dr. Sutarno, Kadep Informatika Dr. Hadi Purnawan. MSc, bersama tim SPCIES, Dr. Ahmad Zarkasi dan sejumlah peneliti UNSRI yang memiliki perhatian terhadap perkembangan teknologi chip, seperti Dr. Ir. Ahmad Heryanto, Abdurahman, S.Kom., M.Han., Ricy Firnando, M.Kom
Sinergi lintas bidang tersebut menjadi fondasi dalam mempersiapkan pembentukan tim kerja IAMUNSRI CHIP Merah Putih Bootcamp. Program ini diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan talenta yang mempertemukan mahasiswa, alumni, akademisi, peneliti, dan praktisi industri dalam satu ekosistem pembelajaran dan pengembangan kompetensi.
Melalui fasilitasi Subdit Alumni Direktorat KIA UNSRI, pengembangan program ini diarahkan tidak hanya pada peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga pada kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja yang terus berubah. Kolaborasi dengan praktisi industri seperti PERURI diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih dekat mengenai kebutuhan kompetensi, perkembangan teknologi, serta peluang karier yang dapat dipersiapkan sejak di bangku kuliah.
Ke depan, sinergi UNSRI bersama berbagai mitra strategis diharapkan dapat terus diperluas untuk membangun talent pool UNSRI yang memiliki kompetensi dan daya adaptasi tinggi, sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ekosistem teknologi nasional, termasuk dalam mendukung agenda kemandirian chip Merah Putih Indonesia.
Energi Bersih dan Terjangkau
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Industri, Inovasi dan Infrastruktur
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan