PT Huadian Musi Energi Rekrut Talenta Muda Lewat Campus Hiring di Unsri
INDRALAYA - PT Huadian Musi Energi (HME) menggelar Campus Hiring di Universitas Sriwijaya (Unsri) pada 26-27 Juni 2026. Kegiatan yang bekerja sama dengan Subdirektorat Alumni Direktorat Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni (DKIA) Universitas Sriwijaya itu menjadi bagian dari proses rekrutmen perusahaan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Subdirektorat Alumni DKIA Universitas Sriwijaya, Prof. Ir. Deris Stiawan, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, Deris mengatakan campus hiring menjadi salah satu program Universitas Sriwijaya untuk mempertemukan lulusan dengan dunia industri sekaligus memperluas peluang kerja bagi alumni melalui kemitraan dengan berbagai perusahaan. Pihak PT Huadian Musi Energi yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Manager Humas/HR-GA Wandha Aryanto, Vice Manager Operation Richard Sinambela, perwakilan manajemen dari Tiongkok, serta jajaran Human Resources Development (HRD).
Dalam pemaparannya, Richard Sinambela menjelaskan bahwa PT Huadian Musi Energi mengoperasikan PLTU di Simpang Belimbing, Sumatera Selatan. Perusahaan CHN Energy Investment Group Co., Ltd. merupakan perusahaan energi milik pemerintah Tiongkok (State-Owned Enterprise/SOE) yang berdiri pada tahun 2017 melalui penggabungan: China Guodian Corporation dan Shenhua Group dimana Perusahaan ini berada di bawah pengawasan pemerintah Tiongkok melalui State-owned Assets Supervision and Administration Commission. Dijelaskan juga dalam pengenalanya bahwa CHN ENERGY merupakan perusahaan energi terpadu yang bergerak pada: Pertambangan batubara, Pembangkit listrik (PLTU, PLTA, PLTB, tenaga surya), Transportasi batubara (kereta api, pelabuhan, kapal), Produksi bahan kimia berbasis batubara, Energi baru dan terbarukan. Seperti dalam video profile yang diputar juga tentang CHN ENERGY menyatakan tentang Keandalan pasokan energi, Efisiensi operasional, Pengembangan teknologi pemanfaatan batubara berkualitas rendah, Pengurangan dampak lingkungan dan Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di wilayah operasional.Salah satu karakteristik pembangkit tersebut adalah pemanfaatan batubara berkalori rendah sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Teknologi yang digunakan memungkinkan batubara tersebut diolah secara optimal menjadi energi listrik. Richard juga menjelaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR), terutama pada bidang pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Manager Humas/HR-GA PT Huadian Musi Energi, Wandha Aryanto, mengatakan perusahaan tengah menyusun strategi pengembangan sumber daya manusia untuk memenuhi kebutuhan bisnis di masa mendatang. Menurut dia, lulusan Universitas Sriwijaya memiliki peluang mengikuti proses rekrutmen sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan. Minat masyarakat untuk bergabung dengan PT Huadian Musi Energi, kata Wandha, cukup tinggi. Pada proses rekrutmen terakhir, sekitar 1.300 orang melakukan registrasi. Dari jumlah tersebut, 62 peserta dinyatakan lolos seleksi awal dan 42 peserta melanjutkan ke tahap wawancara.
Selain proses rekrutmen, Prof. Deris Stiawan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memaparkan rencana penyelenggaraan Chinese Industrial Expo (CIE) yang akan digelar Universitas Sriwijaya pada Oktober 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah yang mempertemukan perguruan tinggi, industri, dan perusahaan-perusahaan asal Tiongkok guna memperkuat kolaborasi, memperluas jejaring, serta meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin global. Prof. Deris menjelaskan bahwa CIE akan menghadirkan sejumlah agenda, di antaranya strategi pembelajaran bahasa Mandarin, kunjungan Konsul Jenderal Tiongkok, serta sesi berbagi pengalaman alumni Universitas Sriwijaya yang telah berkarier di berbagai perusahaan Tiongkok. Kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan wawasan kepada mahasiswa dan alumni mengenai perkembangan investasi, budaya kerja, serta teknologi yang diterapkan perusahaan-perusahaan Tiongkok di Indonesia.
Dalam
kesempatan itu, Universitas Sriwijaya juga mengajak PT Huadian Musi Energi
berpartisipasi dalam Tracer Study Universitas Sriwijaya 2026 sebagai bagian
dari upaya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Kedua belah pihak turut berdiskusi mengenai peluang kerja sama pada bidang
magang, pengembangan kompetensi, dan kegiatan kolaboratif lainnya yang
mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Campus Hiring yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan antara Universitas Sriwijaya dan PT Huadian Musi Energi, baik dalam proses rekrutmen lulusan maupun pengembangan berbagai program kolaboratif yang mendukung kebutuhan industri dan dunia pendidikan.
Tanpa Kemiskinan
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan