Praktikum Pengecoran Beton Bersama Prof. Zhang Lianzhong Bekali Alumni FT UNSRI dengan Standar Konstruksi Internasional
Indralaya, Universitas Sriwijaya â Rangkaian program Global Career Mentoring Universitas Sriwijaya bersama Prof. Zhang Lianzhong dari Qinghai University terus berlanjut dengan pembelajaran berbasis praktik di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Sriwijaya, Kampus Indralaya. Pada Rabu, 23 September 2026, para alumni Fakultas Teknik UNSRI mengikuti praktikum pengecoran beton sebagai bagian dari persiapan rekrutmen talenta global menuju China Construction Fourth Engineering Division Corp. Ltd. (CCEED).
Kegiatan ini menjadi salah satu sesi penting dalam program mentoring karena peserta tidak hanya mempelajari teori konstruksi, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai prosedur pekerjaan beton yang mengikuti praktik dan standar industri konstruksi internasional. Pelatihan dilaksanakan secara hybrid, diikuti oleh 29 peserta, terdiri dari 15 peserta luring di Laboratorium Teknik Sipil Indralaya dan 14 peserta daring yang mengikuti proses praktikum secara interaktif.
Dalam pelaksanaannya, peserta yang hadir secara langsung dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil agar setiap peserta mendapatkan kesempatan terlibat pada setiap tahapan proses pengecoran beton. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan seluruh peserta memahami prosedur kerja lapangan mulai dari penyiapan material hingga pembuatan benda uji beton sesuai standar teknik sipil.
Prof. Zhang Lianzhong memandu secara langsung penyusunan komposisi campuran beton yang digunakan selama praktikum. Peserta diperkenalkan pada prinsip pemilihan proporsi semen, agregat halus, agregat kasar, dan air untuk menghasilkan mutu beton yang sesuai dengan kebutuhan konstruksi. Selain menjelaskan aspek teknis, Prof. Zhang juga membagikan praktik terbaik (best practices) yang diterapkan pada proyek-proyek konstruksi berskala besar di Tiongkok.
Setiap kelompok ditugaskan membuat empat benda uji beton, yang terdiri atas dua benda uji kubus berukuran 150 mm à 150 mm à 150 mm dan dua benda uji silinder berdiameter 150 mm dengan tinggi 300 mm. Pembuatan kedua jenis benda uji tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai metode pengujian kuat tekan beton yang umum digunakan dalam standar konstruksi internasional. Sebelum proses pencetakan dilakukan, beton segar terlebih dahulu menjalani uji slump untuk mengukur tingkat kelecakan (workability) campuran beton. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam pengendalian mutu karena menunjukkan apakah campuran beton memiliki konsistensi yang sesuai untuk proses pengecoran di lapangan. Melalui pengujian tersebut, peserta memahami bahwa kualitas beton tidak hanya ditentukan oleh komposisi material, tetapi juga oleh karakteristik beton segar sebelum dituangkan ke dalam cetakan.
Setelah hasil slump test diperoleh, campuran beton dimasukkan ke dalam cetakan kubus dan silinder. Proses pengisian dilakukan secara bertahap dalam tiga lapisan, di mana setiap lapisan dipadatkan secara manual menggunakan batang pemadat. Teknik pemadatan ini bertujuan mengurangi rongga udara (void) di dalam beton sehingga menghasilkan benda uji yang lebih padat dan merepresentasikan mutu beton secara akurat ketika dilakukan pengujian kuat tekan.
Praktikum ini memberikan pengalaman menyeluruh kepada peserta mengenai tahapan dasar pekerjaan beton, mulai dari pencampuran material, pengujian workability, pencetakan benda uji, hingga proses pemadatan sesuai prosedur laboratorium. Bagi peserta yang mengikuti secara daring, setiap tahapan dipandu secara langsung melalui sesi interaktif sehingga tetap dapat mengamati detail proses dan berdiskusi dengan instruktur selama praktikum berlangsung.
Kegiatan praktikum pengecoran beton ini memperkuat komitmen Universitas Sriwijaya melalui Direktorat Kerjasama, Internasionalisasi, dan Alumni (DKIA) dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi teknis sesuai kebutuhan industri global. Melalui kolaborasi dengan Qinghai University dan China Construction Fourth Engineering Division Corp. Ltd., alumni Fakultas Teknik UNSRI tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang menjadi standar perusahaan konstruksi internasional dalam proses seleksi dan penempatan tenaga profesional pada proyek-proyek infrastruktur berskala global.
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Industri, Inovasi dan Infrastruktur
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan