Subdirektorat Alumni UNSRI

Follow Us

Berita Umum

  • Home
  • Penguatan Alumni dalam Kolaborasi bersama Industri untuk Kemandirian Chip dan Industri 4.0
icon Berita Umum
icon 18 Sep 2026

Penguatan Alumni dalam Kolaborasi bersama Industri untuk Kemandirian Chip dan Industri 4.0

Sinergi perguruan tinggi dan industri untuk memperkuat pendidikan  dan riset CPS, IIoT, robotika, dan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Konsorsium riset yang terdiri dari Universitas Sriwijaya (UNSRI), Universitas Riau (UNRI), dan Politeknik Negeri Medan (POLMED) melaksanakan kunjungan industri sebagai bagian dari penguatan kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan sektor industri dalam menghadapi transformasi Artificial Intelligence (AI) dan Revolusi Industri 4.0.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi pada bidang pendidikan, vokasi, riset, inovasi, dan pengembangan teknologi, khususnya untuk mendukung peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada pengembangan teknologi Cyber-Physical Systems (CPS) dan Industrial Internet of Things (IIoT).

Delegasi Universitas Sriwijaya dalam kegiatan ini diwakili oleh Subdirektorat Alumni UNSRI bersama para peneliti lintas disiplin yang tergabung dalam konsorsium riset nasional, sementara Universitas Riau dan Politeknik Negeri Medan turut mengirimkan tim peneliti dan akademisi yang memiliki fokus pada bidang otomasi industri, sistem kendali, elektronika, robotika, serta teknologi manufaktur cerdas. Dalam sesi diskusi bersama industri, para peserta membahas arah pengembangan teknologi nasional yang selaras dengan agenda pemerintah dalam mewujudkan kemandirian teknologi dan Chip Merah Putih. Pembahasan menitikberatkan pada kesiapan ekosistem industri, perguruan tinggi, serta sumber daya manusia untuk mendukung lahirnya industri semikonduktor, perangkat embedded systems, CPS, hingga AI berbasis teknologi dalam negeri.

Diskusi tersebut menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan riset, talenta digital, dan inovasi yang mampu menjembatani kebutuhan industri dengan kebijakan nasional peningkatan TKDN. Melalui kolaborasi riset bersama industri, diharapkan hasil penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi mampu dihilirisasi menjadi produk, prototipe, dan solusi teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh industri nasional. Salah satu agenda utama kunjungan adalah melihat secara langsung implementasi Industrial Robot sebagai teknologi inti dalam transformasi manufaktur modern. Tim konsorsium berdiskusi mengenai kebutuhan kompetensi sumber daya manusia, kurikulum vokasi, laboratorium pembelajaran, hingga peluang penelitian bersama dalam bidang robot industri.

Pengembangan kompetensi robotika dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk menyiapkan lulusan yang mampu bekerja pada lingkungan manufaktur berbasis AI, CPS, dan IIoT. Perguruan tinggi juga mendorong penguatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan kolaborasi industri agar mahasiswa memperoleh pengalaman langsung menggunakan teknologi robot industri yang digunakan di sektor manufaktur.

Selain itu, dibahas pula peluang pengembangan robot vision, AI-based robotics, collaborative robots (cobot), dan integrasi robot dengan sistem kendali industri berbasis Internet of Things. Kehadiran Subdirektorat Alumni Universitas Sriwijaya dalam konsorsium ini juga menegaskan komitmen UNSRI untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Salah satu fokus pembahasan adalah penyelarasan kompetensi lulusan dengan perkembangan teknologi industri sehingga mampu meningkatkan daya saing lulusan pada sektor manufaktur, otomasi, AI, dan teknologi digital.

Melalui kerja sama ini, perguruan tinggi berupaya membangun ekosistem yang menghubungkan pendidikan akademik, pendidikan vokasi, riset terapan, sertifikasi kompetensi, magang industri, hingga penempatan lulusan pada industri berbasis teknologi tinggi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan talenta yang siap menghadapi kebutuhan industri masa depan, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap agenda transformasi industri nasional. Kunjungan industri konsorsium riset ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring antara perguruan tinggi dan industri untuk mendukung agenda nasional transformasi digital, peningkatan TKDN, dan pengembangan teknologi strategis Indonesia.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret konsorsium riset dalam mendukung agenda nasional kemandirian teknologi, sekaligus mempersiapkan generasi muda dan industri lokal agar lebih adaptif terhadap tantangan Revolusi Industri 4.0.