Subdirektorat Alumni UNSRI

Follow Us

Berita Umum

  • Home
  • Kunjungan Strategis ke Alumni Doktoral Universitas Sriwijaya dalam Ekplorasi Kolaborasi Bersama Pusat Riset Perikanan & Sistem Biota BRIN dalam mendukung Smart Fisheries di Indonesia
icon Berita Umum
icon 13 Feb 2026

Kunjungan Strategis ke Alumni Doktoral Universitas Sriwijaya dalam Ekplorasi Kolaborasi Bersama Pusat Riset Perikanan & Sistem Biota BRIN dalam mendukung Smart Fisheries di Indonesia

Palembang, 13  Februari 2026 - Sebagai rencana riset berdampak dan multidisiplin beberapa Alumni Doktoral bidang kajian Edge Computing di Universitas Sriwijaya kedatangan mitra strategi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tim utama di Pusat Riset Biota & Ziologi Terapan BRIN berkunjung, Dr. Arif Wibowo, S.P., M.Si. (Peneliti Ahli Utama, PR Sistem Biota), Dr. Deni Radona S.Pi., M.Si. (Peneliti Ahli Madya, PR Zoologi Terapan), Dr. Reza Samsudin, S.Pi., M.Si. (Peneliti Ahli Muda, PR Zoologi Terapan), Dr. Boby Muslimin (Peneliti Ahli Madya, PR Zoologi Terapan), Mirna Dwirastina (Peneliti Ahli Madya, PR Sistem Biota). Tim tersebut berdiskusi dengan beberapa Alumni Doktoral UNSRI diataranya Dr. Ahmad Zarkasi (prodi Teknik Komputer), Dr. Kemahyanto Exsaudi (prodi Teknik Komputer), Doktor Kandidat Huda Ubaya (Jurusan Sistem Komputer), beberapa dosen lain di Fakultas Ilmu Komputer UNSRI yang tergabung dalam Kelompok Keilmuan Edge Computing dan Prof. Dr. Ir. Deris Stiawan sebagai Kasubdit ALUMNI UNSRI nampak hadir menyertai tim.


Dalam suasana yang hangat kedua tim menyepakati awal ini untuk penguatan kolaborasi riset di bidang smart fisheries. Pertemuan strategis yang berlangsung di kampus Fakultas Ilmu Komputer UNSRI Palembang, menghasilkan rencana-rencana kolaborasi riset unggulan dan peta jalan pengembangan smart Fisheries di Indonesia, yang menggabungkan kepakaran pervasive system dan Intelligent System dengan manajemen sumber daya hayati. Kolaborasi ini melibatkan dua tim dibawah organisasi riset hayati dan lingkungan BRIN yaitu pusar riset sistem biota (PRSB) yang berfokus pada konservasi dan pemanfaatan sumber daya hayati, serta Pusat Zoologi terapan (PRZT) yang memiliki spesialisasi pada inovasi fauna, teknologi produksi dan bioprospeksi.


Saling menggali dan bertukar informasi untuk mencari titik awal memulai dan didapat titik awal dari pengelolaan data riset akan dibuat bersama dan terbuka. "Dataset hasil riset akan dikelola bersama dan dipublikasikan melalui platform open science seperti Zenodo, IEEE Dataport atau disepakati setelah membuat komunitas bersama dalam sebuah center of excellence dapat diletakan dalam sebuah cloud public, agar bisa diakses oleh komunitas ilmiah global, yang hal Ini sejalan dengan prinsip transparansi dan keterbukaan ilmu pengetahuan, seperti disampaikan oleh salah satu peneliti di UNSRI dalam rapat tersebut.


Dr. Arif Wibowo menekankan pentingnya integrasi informasi sangat krusial bagi PRSB dalam mengelola dan mengonservasi sumber daya hayati. Sementara itu dari tim zoologi terapan melihat peluang besar dalam pengembangan teknologi pakan dan reproduksi fauna yang di dukung efisiensi data dari kelompok keilmuan dalam kepakaran di Fakultas Ilmu Komputer UNSRI.


"Ikan Belida (Chilata lopis) memiliki karakteristik pemijahan yang spesifik dan sensitive, dengan teknologi sensor visual yang tertanam (Embedded), Kita bisa mendeteksi pola reproduksi secara otomatis tanpa melakukan kontak fisik yang bisa membuat ikan menjadi stress. Bahkan kita  tidak hanya  memantau, tetapi juga memahami perilaku biota secara mendalam tanpa menganggu habitat alaminya. Teknologi Embedded Vision dan pression memungkinkan pengolahan data langsung di lokasi (edge computing) secara real-time" ujar salah satu Alumni Doktoral sekaligus peneliti di UNSRI. Dengan suasana cair dan saling mengisi kepakaran masing-masing, kekompakan awal sangat terlihat sepanjang pertemuan tersebut.


Selain itu juga disepakati perlu ada payung hukum yang kuat, misalnya melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS), agar kerja sama ini memiliki legitimasi kelembagaan yang jelas. Dalam pertemuan awal ini ada dua agenda riset yang ditetapkan dan di sepakati sebagai prioritas dalam kerjasama ini :


  1. Pertama, konservasi Ikan Belida (Chilata lopis), spesies ikonik Sumatera Selatan yang kini berstatus dilindungi. Melalui pendekatan embedded image processing, tim peneliti akan mengembangkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi pola pemijahan secara otomatis dan non-invasif.
  2. Kedua, selain konservasi, kolaborasi ini juga menyasar pada sektor pangan melalui optimalisasi sistem smartfarming Mina-Padi. Jika selama ini teknologi yang ada hanya bersifat monitoring, akan ditingkatkan levelnya menjadi sistem kendali otomatis (controlling). Sistem cerdas ini nantinya mampu mengambil keputusan mandiri untuk  mengatur parameter lingkungan seperti debit air, kadar nutrisi hingga suhu secara presisi untuk menjamin hasil panen yang maksimal. Pusat Riset Zoologi terapan (PRZT) berperan penting dalam memberikan data dasar terkait kebutuhan fauna (Ikan) dalam sistem mina-padi, mulai dari teknologi repsoduksi hingga pengelolaan pakan yang efektif untuk mendukung ekonomi lokal.

Dukungan dari Pusat Riset Sistem Biota (PRSB) yang merupakan unit yang berfokus pada pengelolaan dan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya hayati menjadi kunci karena PRSB bertugas memastikan bahwa teknollogi yang diterapkan tetap selaras dengan kaidah konservasi alam.  Selain inovasi produk, Kolaborasi ini juga membuka ruang partisipasi bagi mahasiswa melalui program magang berdampak, dan penyusunan tugas akhir berbasis proyek riil di BRIN, yang akan menciptakan ekosistem riset yang berkelanjutan sekaligus mencetak talenta muda di bidang teknologi perikanan. Sebagai tindak lanjut jangka panjang, kedua institusi sepakat untuk mendorong pembentukan Pusat Riset Kolaborasi (PRK) yang akan menjadi simpul riset strategis antara UNSRI dan BRIN di masa mendatang yang akan melahirkan inovasi yang mendukung ekonomi lokal, kesehatan ekologi dan kedaulatan pangan nasional. (DKIA, 13/02/2026)