Subdirektorat Alumni UNSRI

Follow Us

Berita Umum

  • Home
  • Bootcamp & Mentorship Global Career UNSRI: Alumni Teknik Sipil Asah Standar Inspeksi Konstruksi Bersama Mentor Qinghai University untuk Rekrutmen Perusahaan Global China
icon Berita Umum
icon 25 Sep 2026

Bootcamp & Mentorship Global Career UNSRI: Alumni Teknik Sipil Asah Standar Inspeksi Konstruksi Bersama Mentor Qinghai University untuk Rekrutmen Perusahaan Global China

Universitas Sriwijaya (UNSRI) terus memperkuat komitmennya dalam mempersiapkan lulusan agar mampu bersaing di pasar kerja internasional melalui rangkaian Bootcamp & Mentorship Global Career yang diselenggarakan bersama Prof. Zhang Lianzhong dari Qinghai University, Tiongkok. Program ini menjadi bagian dari persiapan rekrutmen alumni Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, khususnya Teknik Sipil, untuk berkarier di perusahaan konstruksi global asal Tiongkok, China Construction Fourth Engineering Division Corp. Ltd.

Memasuki hari ketiga pelaksanaan bootcamp, pada Jumat, 25 September 2026, para peserta mengikuti kunjungan lapangan (field visit) di kawasan FT Tower Universitas Sriwijaya. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung mengenai standar inspeksi mutu konstruksi yang diterapkan pada proyek-proyek perusahaan konstruksi internasional, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga menguasai praktik pemeriksaan kualitas di lapangan.

Sebelum memasuki area konstruksi, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti Safety Induction yang dipandu oleh tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) FT Tower. Sesi ini memberikan pembekalan mengenai prosedur keselamatan kerja, penggunaan alat pelindung diri, identifikasi potensi bahaya, serta tata cara bekerja secara aman di lingkungan proyek konstruksi. Pembekalan tersebut menjadi bagian penting dari budaya kerja perusahaan global yang menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas konstruksi. Selanjutnya, Prof. Zhang Lianzhong memimpin sesi simulasi inspeksi lapangan dengan memperkenalkan berbagai metode pengukuran yang menjadi standar dalam proses pengendalian mutu konstruksi. Para peserta melakukan praktik pengukuran diameter tulangan menggunakan jangka sorong (vernier caliper) serta pengukuran jarak antar tulangan menggunakan meteran, sebagaimana prosedur yang lazim dilakukan pada tahap pemeriksaan pekerjaan struktur beton bertulang.

Untuk mendukung proses pembelajaran, setiap peserta dibekali form checklist inspeksi yang harus diisi berdasarkan hasil pengamatan dan pengukuran langsung di lapangan. Melalui pendekatan ini, peserta dilatih untuk melakukan inspeksi secara sistematis, teliti, dan sesuai standar kualitas yang digunakan dalam proyek konstruksi berskala internasional.

Tidak hanya berfokus pada pekerjaan struktur, simulasi lapangan juga mencakup pemeriksaan berbagai elemen arsitektural dan finishing bangunan. Peserta melakukan pengukuran kerataan permukaan hasil plesteran, ketegakan dan sudut kolom, tinggi plafon, tinggi dinding, kemiringan ramp, dimensi dan ketentuan pemasangan railing, hingga ukuran daun pintu. Seluruh hasil pengukuran kemudian dibandingkan dengan batas toleransi yang telah ditentukan dalam form checklist untuk memastikan kesesuaian antara kondisi lapangan dan standar mutu konstruksi.

Prof. Zhang menjelaskan bahwa kemampuan membaca gambar teknik saja belum cukup untuk bekerja pada perusahaan konstruksi global. Seorang engineer juga harus mampu melakukan quality inspection secara langsung di lapangan, memahami standar toleransi pekerjaan, serta mendokumentasikan hasil pemeriksaan secara profesional sebagai bagian dari proses quality control dan quality assurance. Melalui praktik lapangan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai aspek-aspek kritis yang harus diperiksa pada setiap tahapan pekerjaan konstruksi, sekaligus membangun kompetensi teknis yang dibutuhkan dalam proses seleksi dan penempatan kerja di perusahaan konstruksi internasional. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek nyata ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan alumni Universitas Sriwijaya dalam menghadapi lingkungan kerja global yang menuntut ketelitian, disiplin terhadap standar mutu, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja.

Program Global Career Bootcamp & Mentorship merupakan bagian dari inisiatif internasionalisasi Universitas Sriwijaya yang didukung oleh Direktorat Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni (DKIA) melalui Subdirektorat Alumni. Melalui kolaborasi dengan Qinghai University dan mitra industri global dari Tiongkok, Universitas Sriwijaya terus membuka peluang karier internasional bagi alumninya sekaligus memperkuat link and match antara pendidikan tinggi, kompetensi vokasional, dan kebutuhan industri konstruksi global menuju pencapaian SDGs serta visi Indonesia Emas 2045.