Subdirektorat Alumni UNSRI

Follow Us

Berita Umum

  • Home
  • Alumni Doktoral FT UNSRI & Peneliti di SPCIES FASILKOM UNSRI Lolos sebagai Talenta SemiKonduktor di ITB Chip Hackathon 2026
icon Berita Umum
icon 22 Oct 2026

Alumni Doktoral FT UNSRI & Peneliti di SPCIES FASILKOM UNSRI Lolos sebagai Talenta SemiKonduktor di ITB Chip Hackathon 2026

Kiprah alumni Universitas Sriwijaya (UNSRI) kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi strategis nasional. Dr. Huda Ubaya, alumni program doktoral Fakultas Teknik (FT) Universitas Sriwijaya yang saat ini aktif sebagai dosen di FASILKOM UNSRI di grup riset SPCIES, berhasil lolos ke tahap final Hackathon Deeptech Indonesia Chip Hackathon Challenge 2026, sebuah ajang inovasi bergengsi dalam bidang teknologi semikonduktor yang diselenggarakan melalui kolaborasi Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Dalam kegiatan ini, Dr. Huda Ubaya (seorang IAMUNSRI) bersama mahasiswa mengembangkan inovasi berjudul PADAN: Akselerator Pencocokan Biometrik di Dalam Chip dengan Integritas Komputasi Berbasis ABFT. Inovasi tersebut mengangkat pengembangan akselerator berbasis chip untuk mendukung proses pencocokan biometrik dengan memperhatikan integritas komputasi. Keikutsertaan tim ini menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya talenta dan inovasi chip Indonesia yang mampu menjawab kebutuhan teknologi masa depan.

Memasuki tahapan final, peserta mengikuti rangkaian bootcamp yang tidak hanya berfokus pada pengembangan teknis, tetapi juga penguatan ekosistem semikonduktor, inovasi produk, dan kesiapan komersialisasi. Setiap tim memperoleh pendampingan dari mentor teknis yang berasal dari Pusat Mikroelektronika ITB, Polytron, dan ICDeC. Peserta juga dapat berkonsultasi dengan mentor lain sesuai bidang keahlian serta memperoleh pendampingan dalam pengembangan model bisnis.

Pada 21 Oktober 2026, rangkaian bootcamp menghadirkan materi mengenai pengembangan ekosistem dan inovasi semikonduktor Indonesia. Rifqi Ansari, S.TP., M.T., MBA., Direktur Industri Elektronika dan Telematika Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian, menyampaikan materi mengenai Roadmap, Potensi, dan Tantangan Industri Semikonduktor di Indonesia. Sementara itu, Anggi Utami, Co-Founder & COO Nicslab, membagikan perspektif mengenai pengembangan startup di bidang chip dan fotonik dengan jangkauan klien internasional.

Peserta juga memperoleh wawasan mengenai pengembangan model bisnis dan inovasi produk berbasis kebutuhan pasar. Muhammad Yorga Permana, S.T., M.Sc., Ph.D., Assistant Professor di School of Business and Management ITB, mengulas strategi membaca peluang pasar Indonesia melalui kesenjangan infrastruktur, rasio nilai terhadap biaya, dan preferensi lokal. Materi tersebut turut membahas pilihan strategi komersialisasi, baik melalui skema business-to-business (B2B) berupa kekayaan intelektual dan komponen, maupun business-to-consumer (B2C) melalui solusi menyeluruh.

Selanjutnya, Eunike, Regulatory Specialist PT Hartono Istana Teknologi (Polytron), memaparkan pentingnya kekuatan tim, keunggulan riset dan operasional, serta manufaktur berstandar internasional dalam membangun daya saing produk teknologi. Perspektif industri ini menjadi bekal bagi peserta untuk memahami bahwa keberhasilan inovasi chip tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan produksi, kebutuhan pengguna, dan keberlanjutan bisnis.

Rangkaian kegiatan mencapai puncaknya pada Pitching Day, ketika setiap tim mempresentasikan proof of concept (PoC) dan model bisnis di hadapan dewan juri. Dalam sesi sekitar 15 menit, termasuk tanya jawab dan pergantian tim, peserta diharapkan mampu menjelaskan permasalahan yang ingin diselesaikan, pengguna sasaran, arsitektur sistem, peran chip atau akselerator, hasil demonstrasi dan evaluasi kinerja, potensi pasar, serta rencana pengembangan selanjutnya. Demonstrasi PoC secara langsung menjadi bagian penting untuk menunjukkan kemampuan dan potensi penerapan solusi yang dikembangkan.



Keberhasilan Dr. Huda Ubaya bersama tim dalam mencapai tahapan final ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar UNSRI, khususnya Fakultas Ilmu Komputer (tempat saat in mengabdi) dan IAMUNSRI sebgai alumni di FT yang berhasil menciptrakan lulusan dalam passion yang saat ini sedang hype di Indonesia, terutama dalam kebutuhan tenaga ahli dan pekerja di bidang AI. Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa jejaring alumni dapat berperan aktif dalam ekosistem riset, inovasi, dan pengembangan teknologi strategis Indonesia.